Daerah

PW Pemuda NW NTB Gelar Pelatihan Pengusaha Muda, Fokus Cetak Kemandirian Ekonomi Kader

28 Apr 2026
Admin
7 Dilihat
Cover Berita
Pimpinan Wilayah (PW) Pemuda Nahdlatul Wathan (NW) Nusa Tenggara Barat secara resmi membentuk dan menyelenggarakan pelatihan khusus bagi komunitas pengusaha muda. Kegiatan yang dipusatkan di Kedai Inspirasi ini bertujuan untuk memperkuat jejaring ekonomi
LOMBOK TIMUR – Pimpinan Wilayah (PW) Pemuda Nahdlatul Wathan (NW) Nusa Tenggara Barat secara resmi membentuk dan menyelenggarakan pelatihan khusus bagi komunitas pengusaha muda. Kegiatan yang dipusatkan di Kedai Inspirasi ini bertujuan untuk memperkuat jejaring ekonomi kreatif di kalangan kader Pemuda NW se-NTB.

Kordinator Kegiatan, Adi Kusmawan, dalam laporannya menyampaikan bahwa inisiatif ini lahir dari kebutuhan akan adanya wadah konkret bagi pemuda untuk mengembangkan potensi kewirausahaan. Menurutnya, pemuda tidak boleh hanya menjadi penonton dalam perputaran ekonomi daerah, tetapi harus menjadi aktor utama.

"Pembentukan komunitas ini bukan sekadar seremoni. Kami ingin menciptakan ekosistem di mana para pemuda NW yang memiliki usaha bisa saling mendukung, berbagi ilmu, dan berkolaborasi dalam satu manajemen yang terorganisir," ujar Adi Kusmawan di sela-sela kegiatan.

Diikuti Perwakilan se-NTB
Pelatihan ini diikuti oleh puluhan peserta yang merupakan perwakilan Pemuda NW dari berbagai kabupaten/kota di Nusa Tenggara Barat. Para peserta dibekali dengan materi strategis, mulai dari manajemen bisnis, strategi pemasaran digital, hingga pemanfaatan teknologi informasi dalam mengelola unit usaha.

Pemilihan Kedai Inspirasi sebagai lokasi kegiatan juga menjadi simbol semangat bagi para peserta. Suasana lokasi yang representatif diharapkan mampu memicu ide-ide segar dan inovatif dalam pengembangan bisnis yang dijalankan oleh para pemuda.

Harapan Kedepan
Melalui pelatihan ini, PW Pemuda NW NTB berharap komunitas pengusaha muda yang telah terbentuk dapat menjadi motor penggerak ekonomi organisasi maupun masyarakat luas. Dengan adanya struktur yang jelas dan pendampingan berkelanjutan, para pengusaha muda ini diharapkan mampu menembus pasar yang lebih luas, baik di tingkat lokal maupun nasional.

"Kami ingin kader NW mandiri secara ekonomi. Jika ekonominya kuat, maka kontribusi terhadap dakwah dan organisasi juga akan semakin maksimal," pungkas Adi.

Kegiatan diakhiri dengan sesi perumusan rencana kerja tindak lanjut (RKTL) untuk memastikan program-program komunitas pengusaha muda ini berjalan secara berkesinambungan di tingkat daerah masing-masing.(zolFu)

Bagikan Artikel Ini